Cari Blog Ini

Minggu, 17 Oktober 2010

Amankah Program Penurunan Berat Badan Anda?

Apakah anda merasa kelebihan berat badan? Berbagai cara untuk menurunkan berat badan secara cepat dan praktis banyak ditawarkan kepada anda, baik yang ditayangkan di iklan-iklan televisi, media massa sampai pada selebaran yang dibagikan di jalan-jalan. Tawaran yang sangat menggiurkan bagi mereka yang sangat memimpikan berat badan idaman. Anda dijanjikan dengan penurunan berat badan sangat banyak, bahkan bisa mencapai 5-10 kg atau lebih dalam satu minggu.
Untuk mengetahui apakah anda kelebihan berat badan atau tidak, bisa dihitung dengan rumus Berat Badan Ideal (BBI): 90%(Tinggi Badan-100), rumus ini berlaku bagi yang mempunyai tinggi badan >150cm untuk wanita dan >160cm untuk laki-laki. Jika tinggi badan anda <150cm untuk wanita dan <160cm untuk laki-laki, maka rumus BBInya adalah : TB-100.
Berat badan yang normal berkisar antara 10% diatas BBI dan 10% dibawah BBI. Jika berat badan anda berada diatas 10%BBI, maka anda termasuk kategori overweight atau kelebihan berat badan.
Hati-hati dengan tawaran yang belum terjamin keamanannya. Maksud hati menurunkan berat badan, jika tanpa memperhatikan efek yang ditimbulkan bukan tidak mungkin anda akan mengalami gangguan kesehatan yang fatal.
Penurunan berat badan secara cepat tanpa mengurangi asupan kalori dan tidak melakukan latihan atau olahraga seperti yang ditawarkan di sekitar anda perlu dikaji lebih lanjut. Apakah yang dikurangi tersebut timbunan lemak dalam tubuh atau cairan yang memang terdapat sekitar 60% dari keseluruhan tubuh kita. Pengurangan cairan tubuh akan berefek sangat buruk bagi kesehatan, bisa menimbulkan dehidrasi yang dalam derajat parah bisa mengakibatkan kematian.
Setiap hari kita memerlukan energi untuk melakukan proses metabolisme tubuh dan energi untuk aktivitas. Energi untuk melakukan kerja alat-alat tubuh seperti fungsi pernapasan, kerja jantung, peredaran darah dan fungsi alat tubuh lainnya disebut sebagai energi basal metabolisme. Diet ketat yang berlebihan dengan cara tidak makan sama sekali, justru akan menimbulkan efek negatif bagi tubuh. Karena pengurangan energi yang berlebihan akan menyebabkan terjadinya pemecahan lemak. Pemecahan lemak akan menghasilkan benda-benda keton, yang dalam jumlah banyak akan mengganggu proses metabolisme tubuh .
Sumber energi utama bagi tubuh kita adalah karbohidrat. Karbohidrat dalam tubuh akan diuraikan menjadi bentuk yang sederhana, salah satunya adalah dalam bentuk glukosa. Glukosa digunakan untuk energi metabolisme tubuh dan aktivitas. Otak kita juga membutuhkan energi dan sumber energi yang bisa dimanfaatkan oleh otak adalah glukosa. Jika tubuh tidak mendapat suplay glukosa yang cukup, maka akan terjadi pemecahan lemak. Hasil pemecahan lemak ini digunakan untuk energi alternatif bagi tubuh. Tetapi otak tidak bisa menggunakan energi yang berasal dari pemecahan lemak tubuh. Sehingga, jika kita kekurangan glukosa, otomatis otak tidak mendapat suplay energi dan tentu saja ini akan menghambat fungsi kerja otak.
Menurut anjuran kesehatan, penurunan berat badan yang aman agar tidak menimbulkan efek buruk bagi tubuh adalah sebesar 0,5 kg dalam seminggu atau sekitar 2 kg dalam sebulan. Penurunan barat badan sedikit demi sedikit lebih aman, tidak merusak fungsi kerja alat tubuh, dan lebih bisa dipertahankan. Penurunan yang terlalu banyak dalam waktu singkat, akan merusak jaringan tubuh dan cenderung mengalami sindroma yoyo. Sindroma yoyo yaitu kenaikan berat badan setelah terjadi penurunan yang begitu cepat, kenaikan bisa lebih banyak daripada berat badan semula.
Penurunan berat badan sebesar 0,5 kg dalam seminggu ini bisa diperoleh dengan mengurangi asupan energi sebanyak 500 kcal dalam sehari dari kebutuhan total energi anda. Sehingga jika dalam sehari dikurangi sebanyak 500 kcal, maka dalam seminggu akan terjadi pengurangan energi sebanyak 3500 kcal. Jumlah ini jika dikonversikan, setara dengan 0,5 kg lemak tubuh, karena lemak tubuh memberikan energi sebanyak 7 kcal per gram.
Untuk mengetahui perkiraan kebutuhan energi dapat digunakan rumus sederhana yaitu 35 kcal/kg BB. Kebutuhan ini tidak berlaku mutlak untuk semua orang, tergantung dari faktor aktivitas, umur, jenis kelamin, dan kondisi tubuh tertentu.
Diet
Pada prinsipnya anda tetap harus memperhatikan keseimbangan asupan makanan baik karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air, serta memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan. Agar anda bisa melakukan diet dengan aman sebaiknya konsultasikan ke ahli gizi. Ahli gizi akan membantu anda untuk menghitung kebutuhan kalori dan menentukan jenis diet yang tepat agar anda bisa mencapai berat badan idaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar